Redakan Tensi Perang Dagang, Trump Ajak Cina Diskusi

Redakan Tensi Perang Dagang, Trump Ajak Cina Diskusi

Suara.com – Presiden Donald Trump berencana kembali mengundang perwakilan Pemerintah Cina untuk melakukan diskusi terkait perang dagang yang terjadi saat ini.

Informasi pembicaraan ini muncul di tengah rencana pengenaan tarif tambahan terhadap produk impor asal China yang bernilai 200 miliar dolar AS. Pembicaraan baru ini diungkapkan oleh Penasehat Ekonomi Gedung Putih.

Dilansir Reuters, Kepala Dewan Ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow mengatakan, Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin telah mengirimkan undangan kepada tokoh senior di delegasi Cina.

“Ada semacam diskusi dan informasi yang kami terima bahwa pemerintah Cina ingin melakukan pembicaraan. Menteri Mnuchin yang menjadi pemimpin tim negosiasi dengan Cina juga sudah mengirimkan undangan,” kata dia.

Adapun, dua orang sumber yang mengerti jalannya diskusi mengungkapkan, surat yang dikirimkan oleh Mnuchin tersebut dialamatkan kepada mitranya di Cina, termasuk Wakil PM China Liu He yang bertindak sebagai penasihat ekonomi Presiden China Xi Jinping, untuk mengajak berunding dalam beberapa pekan ke depan.

Diwartakan sebelumnya, Pemerintah AS tengah menyiapkan tarif tinggi baru untuk 200 miliar dolar AD produk impor dari Cina. Belum diputuskan kapan AS menerapkan kebijakan ini, sementara Cina sudah mengancam akan melakukan tindakan balasan.

Daftar Poker | ☎ WA +855 969 788 060 | BBM: 2AB05010 MASTER AGEN BOLA SBOBET BETTING | Agen Live Casino Online Indonesia Sejak 2000. Daftar ID Sbobet IBCBET Poker Toto Klik4d

Ngebetbola.com Berkomitmen Memberikan Kenyamanan, Keamanan & Kepuasan Untuk Semua Member Setia, Setiap Saran & Masukan Dari Anda Adalah Kunci Membangun Perusahaan Kearah Yang Lebih Cemerlang. Apabila Staf Kami Memberikan Service Yang Kurang Maksimal, Jangan Ragu Dan Mohon Hubungi Kami Melalui KLIK DISINI Untuk Memberitahukan Masukan Anda ke Pihak Operasional Manajemen NgebetBola.com

buka
Senior Master Agen
+855-969-788-060
2AB05010
cs1_ngebetbola